APMJI dan FORSEPSI Jalin Kerja Sama, Dorong Edukasi Pengelolaan Minyak Jelantah Ramah Lingkungan
Super Admin
29 Oct 2025
2 menit waktu baca
Bandung, 17 Juli 2025 — Dua organisasi yang aktif di bidang lingkungan, Asosiasi Pengepul Minyak Jelantah Indonesia (APMJI) dan Forum Sahabat Emas Peduli Sampah Indonesia (FORSEPSI), resmi menandatangani nota kesepahaman (MoU) untuk memperkuat pengelolaan minyak jelantah berbasis komunitas.
Penandatanganan dilakukan di Bandung pada Selasa, 15 Juli 2025, dan dihadiri langsung oleh Ketua Umum APMJI Sugianto serta Ketua Umum FORSEPSI Mina Dewi Sukmawati.
Kolaborasi untuk Lingkungan yang Lebih Bersih
Kerja sama ini menjadi langkah konkret dalam menghadapi permasalahan limbah rumah tangga, terutama minyak jelantah yang masih sering dibuang sembarangan ke saluran air dan tanah. Padahal, limbah ini dapat mencemari air tanah, merusak ekosistem perairan, serta menyumbat saluran pembuangan.
Ketua Umum APMJI, Sugianto, mengatakan bahwa pengelolaan minyak jelantah seharusnya menjadi tanggung jawab bersama, termasuk masyarakat.
“Kami melihat potensi besar dalam kerja sama ini. FORSEPSI punya jaringan komunitas yang kuat di berbagai daerah, dan itu menjadi kunci dalam memperluas edukasi pengelolaan jelantah secara bertanggung jawab,” ujarnya.
Jelantah Jadi Peluang Ekonomi
FORSEPSI, yang dikenal aktif mengedukasi masyarakat tentang pengelolaan sampah dan ekonomi sirkular, melihat kolaborasi ini sebagai langkah strategis untuk memberikan nilai tambah bagi masyarakat.
Ketua Umum FORSEPSI, Mina Dewi Sukmawati, menegaskan bahwa kerja sama ini bukan hanya soal lingkungan, tetapi juga tentang pemberdayaan ekonomi.
“Melalui kerja sama ini, kami ingin menumbuhkan kesadaran baru bahwa limbah rumah tangga seperti minyak jelantah bukan hanya masalah, tetapi juga peluang ekonomi yang bisa dikelola dengan baik,” katanya.
Wujud Nyata Ekonomi Sirkular
Ke depan, kedua organisasi ini akan mengembangkan berbagai program bersama, mulai dari kegiatan edukasi, pelatihan masyarakat, hingga pengembangan model ekonomi sirkular di berbagai daerah.
Kolaborasi antara APMJI dan FORSEPSI diharapkan dapat menjadi contoh sinergi antara asosiasi dan komunitas dalam menciptakan sistem pengelolaan limbah yang berkelanjutan serta berdampak ekonomi positif bagi masyarakat.